<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Syarah Al-Hikam</title>
	<atom:link href="http://alhikam.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alhikam.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Sep 2007 02:43:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='alhikam.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Syarah Al-Hikam</title>
		<link>http://alhikam.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://alhikam.wordpress.com/osd.xml" title="Syarah Al-Hikam" />
	<atom:link rel='hub' href='http://alhikam.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Migrain</title>
		<link>http://alhikam.wordpress.com/2007/09/05/migrain/</link>
		<comments>http://alhikam.wordpress.com/2007/09/05/migrain/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2007 02:43:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ashari</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alhikam.wordpress.com/2007/09/05/migrain/</guid>
		<description><![CDATA[MIGRAIN Selasa, 01 Februari 05 &#8211; oleh : adminDokter, apa penyakit migrain itu? Apa bahayanya bila dibiarkan saja, tanpa diobati? Bagaimana cara mengatasinya? Mohon jawabannya! Terima kasih. Najihatun, Brebes Najihatun yang dirahmati Allah swt, Migrain termasuk penyakit yang sering ditemukan dalam masyarakat. Sejumlah penelitian melaporkan 10% populasi dalam masyarakat mengalaminya. Migrain salah satu bentuk sakit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alhikam.wordpress.com&amp;blog=887314&amp;post=8&amp;subd=alhikam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ramayana-narayan.blogspot.com/"><span class="judul">MIGRAIN</span><br />
<span class="kalender">Selasa, 01 Februari 05 &#8211; oleh : </span><span class="keterangan">admin</span>Dokter, apa penyakit migrain itu? Apa bahayanya bila dibiarkan saja, tanpa diobati? Bagaimana cara mengatasinya? Mohon jawabannya! Terima kasih.<br />
Najihatun, Brebes</p>
<p>Najihatun yang dirahmati Allah swt,<br />
Migrain termasuk penyakit yang sering ditemukan dalam masyarakat. Sejumlah penelitian melaporkan 10% populasi dalam masyarakat mengalaminya. </a></p>
<p><span id="more-8"></span>Migrain salah satu bentuk sakit kepala, biasanya sangat nyeri dan mengganggu penderitanya. Ditandai nyeri kepala yang hebat, seringkali dirasakan pada sebagian daerah kepala. Dapat disertai mual-muntah, kelainan neurologi ringan yang bersifat sementara misalnya fotofobia/takut melihat cahaya, fonofobia/tidak suka mendengar suara, gangguan penglihatan (aura), dll. Ada juga yang merasa keluhannya bertambah hebat bila sedikit saja menggerakan kepala/badan sehingga mereka lebih nyaman berada di ruangan yang gelap dan sunyi.</p>
<p>Sering menimpa wanita dibandingkan pria, pada usia muda dan kondisi tubuh yang sehat, serta diduga bersifat genetik/ diturunkan dari keluarga.</p>
<p>Keluhan yang dialami penderita biasanya pada pagi hari, atau kapan saja, baik siang/malam. Migrain nokturnal (yang terjadi malam hari) dapat mengakibatkan penderita terbangun dari tidurnya. Penderita yang sering mengalami keluhan ini, harus memeriksakan diri lebih intensif kepada dokter ahli untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit lain yang lebih serius.</p>
<p>Penyebab migrain berkaitan dengan gangguan aktivitas pembuluh darah otak, gangguan biokimia pada otak atau karena kelainan genetik.<br />
Beberapa hal yang diduga pencetus migrain antara lain: kurang tidur/istirahat, cahaya terlalu terang, suara berisik, perubahan hormon selama siklus menstruasi, stress/kecemasan, kelelahan, perubahan cuaca, makanan/minuman tertentu (coklat, kopi, alkohol, dll), bumbu penyedap buatan yang mengandung MSG atau nitrat, obat-obat tertentu, dll</p>
<p>Serangan migrain sering mengganggu penderita saat bekerja, bersekolah, dll sehingga dapat menurunkan kualitas hidupnya. Selain itu harus dipastikan melalui pemeriksaan yang teliti oleh dokter bahwa keluhannya memang migrain, bukan kemungkinan penyakit lain yang harus segera ditangani seperti tumor otak atau kelainan mata glukoma.</p>
<p>Langkah pertama, ada baiknya kamu membuat “diary” tentang migrain yang dialami: kapan, bagaimana kondisi kamu/lingkungan sekitar saat serangan terjadi, berapa kali, bagaimana gejala setiap serangan, dst. Pokoknya “all about your migrain”. Kalau memang ada hal yang dicurigai, salah satu cara mengatasi temukan dan hindari pencetusnya. Kamu bisa mulai melakukan “perbaikan gaya hidup” misalnya mengkonsumsi makanan yang lebih bergizi/tanpa pengawet buatan, olahraga teratur, cukup istirahat/tidur, mengelola stress dengan lebih baik (banyak berdzikir, beristighfar, selalu berpikir positif/ husnudz-dzan, dll)</p>
<p>Selanjutnya berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter/ahli. Mungkin dokter akan memberi kamu obat tertentu (jenis dan dosisnya disesuaikan dengan kelainan yang kamu alami) serta beberapa nasihat medis. Yang harus disadari migrain merupakan penyakit kambuhan. So, akan sangat bermanfaat kalau terdapat komunikasi dan kerjasama yang baik antara penderita-dokter dalam menanganinya. Selain itu terdapat beberapa alternatif terapi seperti metode akupuntur, relaksasi, aromaterapi, dll. Untuk terapi alternatif ini sebaiknya kamu konsultasikan lebih dulu dengan dokter, ada/tidak manfaatnya. Wallahu a’lam</p>
<p><strong>SEMEKOT</strong><br />
Dokter, saya pemuda (21) sedang mengalami kecewa terhadap teman, yang selalu memanggil saya semekot (semeter kotor). Padahal saya sudah mencoba berolahraga setiap pagi, namun tinggi badanku tetap tidak bertambah. Saya ingin tanyakan:</p>
<p>-Apakah ada kemungkinan untuk menambah tinggi badan di usia 21 tahu, sebab sebagian orang bilang masih bisa, sebagian lagi bilang sebaliknya. Mohon penjelasannya?</p>
<p>-Kalau memang masih bisa, apa saja yang mesti saya lakukan?<br />
Atas jawabannya, syukron jazakillah.<br />
Kasbi, Padang</p>
<p><strong>Jawaban</strong><br />
Kasbi yang baik, saya turut prihatin ketidaknyamanan kamu mendengar guyonan teman-teman. Tapi jangan sedih/pesimis berkepanjangan ya. Mudah-mudahan masih ada kesempatan untuk mengoptimalkan tinggi badan kamu, meskipun sebagian ahli berpendapat bahwa pertumbuhan tulang sudah berhenti/tidak optimal lagi pada orang berusia di atas 20 tahun.</p>
<p>Beberapa hal yang mungkin dapat membantu usaha kamu misalnya mengoptimalkan masukan makanan/minuman bergizi seimbang terutama protein, vitamin/mineral, rajin berolahraga, seperti: renang, basket. Cukup istirahat, dan jangan lupa berdoa kepada Allah swt, mohon pertolongan-Nya.</p>
<p>Setelah kamu berusaha optimal, selanjutnya adalah bertawakal dengan hasil yang kamu peroleh. Tubuh dan semua kemampuan yang kita miliki pada dasarnya merupakan anugerah Allah swt, insya Allah itu yang terbaik.</p>
<p>Jangan lupa, masih ada cara lain menyiasati kekurangan fisik kita, yaitu dengan mengoptimalkan potensi lain dalam diri kita, misalnya dengan meningkatkan kecerdasan akal, emosi dan ruhiyah, supaya kita tetap memiliki keunggulan di mata Allah swt maupun sesama. Saya doakan, mudah-mudahan kamu berhasil.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alhikam.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alhikam.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alhikam.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alhikam.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alhikam.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alhikam.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alhikam.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alhikam.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alhikam.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alhikam.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alhikam.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alhikam.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alhikam.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alhikam.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alhikam.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alhikam.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alhikam.wordpress.com&amp;blog=887314&amp;post=8&amp;subd=alhikam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alhikam.wordpress.com/2007/09/05/migrain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39c0a846a24d6910a412b1bffeed14dc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mas Hary</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Syahwat yang halus</title>
		<link>http://alhikam.wordpress.com/2007/05/08/syahwat-yang-halus/</link>
		<comments>http://alhikam.wordpress.com/2007/05/08/syahwat-yang-halus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2007 03:56:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ashari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alhikam.wordpress.com/2007/05/08/syahwat-yang-halus/</guid>
		<description><![CDATA[Syahwat yang halus 2.    Iradatukat tajriid, ma&#8217;a iqamatil Laahi iyyaaka fil asbaab minas syahwatil khofiyyah. Wa iraadatukal asbaab ma&#8217;a iqamatil Laahi iyyaaka fit tajriid inchithaatu &#8216;anil himmatil &#8216;aliyyah (Keinginanmu untuk ber Tajrid / tidak bekerja dan mengandalkan kemurahan Allah  padahal Allah menempatkan kamu pada maqam Asbab / harus bekerja untuk mendapatkan rizki, yang demikian ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alhikam.wordpress.com&amp;blog=887314&amp;post=6&amp;subd=alhikam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" align="center"><a href="http://alhikam.files.wordpress.com/2007/05/makam-sayyidina-husai-ra.jpg" title="Direct link to file"><img src="http://alhikam.files.wordpress.com/2007/05/makam-sayyidina-husai-ra.thumbnail.jpg?w=100&#038;h=75" alt="makam-sayyidina-husai-ra.jpg" height="75" width="100" /></a></p>
<p class="MsoNormal" align="center"><font color="#660066"><font size="6"><font face="Script">Syahwat yang halus</font></font></font><font color="#660066" face="Script" size="6"> </font></p>
<p class="MsoNormal" align="justify"> <font color="#0000ff" face="Arial" size="2"><strong>2.    Iradatukat  tajriid, ma&#8217;a iqamatil Laahi iyyaaka fil asbaab minas syahwatil khofiyyah. Wa  iraadatukal asbaab ma&#8217;a iqamatil Laahi iyyaaka fit tajriid inchithaatu &#8216;anil  himmatil &#8216;aliyyah </strong>(Keinginanmu untuk ber <em>Tajrid </em>/ </font> <font color="#0000ff" face="Monotype Corsiva" size="4"><u>tidak bekerja dan  mengandalkan kemurahan Allah </u></font> <font color="#0000ff" face="Arial" size="2"> padahal Allah menempatkan kamu  pada maqam <em>Asbab</em> / </font> <font color="#0000ff" face="Monotype Corsiva" size="4"><u>harus bekerja untuk  mendapatkan rizki</u></font><font color="#0000ff" face="Arial" size="2">, yang  demikian ini termasuh syahwat yang sangat halus dan lembut. Dan keinginanmu  untuk berada pada maqam <em>Asbab</em> padahal Allah menempatkan dirimu pada maqam <em>tajrid</em> , maka yang demikian ini adalah terjatuh dari <em>himmah </em>yang  tinggi). </font></p>
<p class="MsoNormal" align="justify"> <font color="#0000ff" face="Arial" size="2">Yang dimaksud <em>asbab</em> adalah  aktifitas yang menyebabkan seseorang mendapatken sesuatu dari harta dunia  misalnya bekerja untuk mendapatkan rizki untuk menafkahi diri sendiri maupun  keluarga. sedangkan yang dimaksud <em>Tajrid</em> adalah ketidak adanya aktifitas  tersebut/ berusaha mendapatkan rizki dikarenakan sudah kuat tawakalnya kepada  Allah yang telah menjamin rizki semua makhluk. Oleh karena itu barang siapa yang  ditempatkan Allah ada maqam <em>asbab</em> kemudian ia ingin keluar dan berpindah  ke maqam <em>tajrid</em> maka yang demikian ini adalah termasuk <em>syahwat</em>  yang sangat halus dan lembut yang terkadang orang tidak menyadari bahwa dorongan  tersebut berasal dari hawa nafsu. Dan dinamakan syahwat adalah dikarenakan oleh  tidak adanya kerelaan hati terhadap apa yang dikehendaki oleh Allah Ta&#8217;ala  kepadanya sedangkan yang ia kehendaki berlawanan dengan kehendakNya. Dan  dinamakan syahwat yang halus atau lembut adalah karena ia tidak bermaksud dengan  keinginannya tersebut untuk mendapatkan balasan dunia, akan tetapi sebenarnya  yang ia maksudkan adalah hanya untuk mendekatkan diri kepada Allah. Akan tetapi  dengan keinginannya untuk berpindah dari apa yang telah Allah tetapkan baginya  adalah termasuk menguraangi <em>adab</em> atau tata krama antara dia dengan  Tuhannya, dan juga penilikannya kepada <em>maqam </em>yang tinggi padahal belum  sampai waktunya baginya.</font></p>
<p class="MsoNormal" align="justify"> <font color="#0000ff" face="Arial" size="2">Adapun tanda-tanda seseorang  ditemaptkan Allah pada maqam <em>asbab </em>apabila ia tetap tetap tenang dengan  bekerja dan menghasilkan rizki untuk bekal beribadah kepada Allah, sementara  disela-sela kesibukannya mencari rizki, ia memperoleh kebaikan yang banyak dalam  urusan agamanya demikian pula memperoleh keselamatan agamanya. dan juga dapat  memutus <em>ketamakannya </em>kepada milik orang lain, dan dapat memperoleh niat  yang untuk menolong orang faqir, dan lain-lain dari beberapa faedah harta benda  yang berhubungan dengan agama.</font></p>
<p class="MsoNormal" align="justify"> <font color="#0000ff" face="Arial" size="2">Dan barang siapa yang ditempatkan  Allah dalam maqam <em>tajriid, </em>kemudian ia menginginkan keluar dari keadaan  tersebut ke dalam maqam <em>asbab, </em>maka yang demikian termasuk tanda lemahnya  keyakinan dan cita-cita yang tinggi dan juga termasuk <em>suu&#8217;ul Adab </em>atau  kurang tatakrama terhadap tuhannya, dan bahwasanya ia telah berada pada pengaruh  syahwatnya yang besar , karena sesungguhnya <em>tajridn </em>adalah maqam /  kedudukan yang mulia yang diberikan Allah kepada orang pilihanNya diantara  orang-orang <em>muhidiin, </em>dan &#8216;arifiin. Maka apabila Allah Ta&#8217;ala  menempatkannya pada maqam <em>khawas</em> / orang pilihan/istimewa, tentunya ia  tidak akan melirik pada maqam/kedudukan yang lebih rendah daripadanya.</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alhikam.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alhikam.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alhikam.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alhikam.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alhikam.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alhikam.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alhikam.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alhikam.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alhikam.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alhikam.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alhikam.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alhikam.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alhikam.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alhikam.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alhikam.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alhikam.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alhikam.wordpress.com&amp;blog=887314&amp;post=6&amp;subd=alhikam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alhikam.wordpress.com/2007/05/08/syahwat-yang-halus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39c0a846a24d6910a412b1bffeed14dc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mas Hary</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://alhikam.files.wordpress.com/2007/05/makam-sayyidina-husai-ra.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">makam-sayyidina-husai-ra.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>1. Mengandalkan amal, penyebab kurang harap kepada Allah</title>
		<link>http://alhikam.wordpress.com/2007/04/28/al-hikam-2/</link>
		<comments>http://alhikam.wordpress.com/2007/04/28/al-hikam-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2007 06:59:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ashari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alhikam.wordpress.com/2007/04/28/al-hikam-2/</guid>
		<description><![CDATA[1.   Min alamatil I’timaadi ‘alal ‘amali nuqshaanurrajaa-I ‘inda wujuudil zalali ( Termasuk tanda-tanda seseorang berpegangan / mengandalkan amal ibadahnya adalah kurangnya rasa harap akan rahmat Allah ketika ia tergelincir melakukan perbuatan dosa). Berpegangan atau mengandalkan pertolongan Allah merupakan sifat arifuun yang ahli mengesakan Tuhan. Dan berpegangan / mengandalkan kepada selain Allah adalah sifat orang yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alhikam.wordpress.com&amp;blog=887314&amp;post=4&amp;subd=alhikam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:blue;">1.<span>   </span><strong>Min alamatil I’timaadi ‘alal ‘amali nuqshaanurrajaa-I ‘inda wujuudil zalali ( </strong>Termasuk tanda-tanda seseorang berpegangan / mengandalkan amal ibadahnya adalah kurangnya rasa harap <em>akan rahmat Allah </em>ketika ia tergelincir <em>melakukan perbuatan dosa</em>). Berpegangan atau mengandalkan pertolongan Allah merupakan sifat <em>arifuun </em>yang ahli mengesakan Tuhan. Dan berpegangan / mengandalkan kepada selain Allah adalah sifat orang yang lalai dan bodoh, apa saja yang termasuk selain Allah hingga berpegangan kepada <em>ilmunya</em>, dan amalnya, dan <em>ahwalnya. </em>Iadapun <em>ahli ma’rifat</em> yang selalu mengesakan Tuhan, sesungguhnya mereka berada dalam kondisi kelapangan dalam kedekatannya dengan Allah dan <em>musyahadahnya</em>. Mereka selalu <em>menatap </em>/ bertawajuh kepada Tuhannya dan mereka <em>fana</em> dari diri mereka sendiri. Oleh karena itu apabila mereka tergelincir dalam dosa atau mereka <em>lalai,</em> maka mereka selalu melihat akan peran dan campur tangan Tuhan terhadap segala sesuatu yang terjadi pada dirinya, dan mereka melihat mengalirnya <em>qadha </em>Allah kepada mereka. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:blue;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:blue;">Demikian juga apabila mereka dapat melakukan keta’atan kepada Allah maka mereka tidak melihat segalanya merupakan hasil dari usahanya sendiri, demikian juga mereka tidak melihat adanya kekuatan dirinya dalam melakukan keta’atan, kerana yang terlebih dahulu masuk ke dalam hati mereka adalah <em>dzikir</em> atau ingat kepadaTuhannya, oleh karena itu dirinya tenang di dalam alirang <em>taqdirNya</em> dan hatinya juga tenang terhadap apa saja yang terlintas kepadanya dari pancaran cahayaNya. Oleh karena itu tiada beda dari dua keadaan yang dialaminya –yaitu ketika ta’at dan ketika tergelincir dalam dosa-, karena sesungguhnya mereka telah tenggelam di dalam lautan <em>tauhid </em>. Maka dari itu sama saja bagi mereka antara<span>  </span>rasa takut / <em>khauf</em> dan harap / <em>raja’ </em>. oleh karena itu tidaklah mengurangi rasa takut mereka meskipun mereka telah berhasil menjauhi kemaksiyatan. Juga tidak menambahi dari harap mereka dengan amal kebaikan yang telah mereka lakukan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:blue;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:blue;">Dikatakan, “Orang <em>‘arif </em>tegak berdiri kokoh dengan pertolongan Allah. Sungguh Allah telah menjaga urusan mereka. Apabila tampak keta’atan dari mereka, maka mereka tidak mengharapkan pahala karena mereka tidak melihat dirinya yang melakukan amal keta’atan. Demikian pula apabila terjadi perbuatan dosa, maka mereka tiada melihat selain kepada ALlah yang mengalirkan taqdirNya. Maka hatinya menjadi tenang dengan Allah dan penglihatannya kepadaNya dan takut akan kebesaranNya serta harapannya kepadaNya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:blue;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:blue;">Adapun selain mereka, maka mereka menisbatkan kepada dirinya sendiri akan amal, perbuatan, dan mereka mengambil bagian dari segala amal mereka. Oleh karena itu mereka berpegangan kepada amal mereka dan hatinya merasa tenang akan hal keadaan mereka. Kemudian apabila mereka tergelincir pada perbuatan dosa, maka akan berkuranglah harap/<em>raja’</em> mereka akan rahmat ampunan dan pertolongan Allah sebagaimana mereka ketika melakukan ta’at maka mereka menjadikannya sebagai andalan dan pegangan yang mereka anggap dapat menyelamatkan. Akhirnya mereka tidak sadar telah bergantung kepada <em>asbab</em> dan terhijab dari <em>Tuhaninya</em>. Oleh karena itu barang siapa yang mendapati tanda dari keadaan yang demikian ini, naka sudah seharusnyalah ia mengetahui posisi dan kedudukannya sehingga tidak mendakwakan diri sebagai bagian dari golongan <em>khos</em> / orang-orang pilihan yang ahli dekat dengan Allah. Dan posisi mereka sesungguhnya masih pada golongan <em>Ashabil Yamiin</em>. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:blue;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:blue;">Telah berkata Sayikh Abu Abdurrahman As-Sulamy dan </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:blue;">AL</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:blue;">-Hafidz Abu Na’im Al-ishfahaany dari Yusuf bin AL-Husain Ar-Razy RA, “sebagian orang datang kepadaku dan berkata kepadaku,’Janganlah sekali-kali engkau melihat keinginanmu dalam semua amalmu kecuali engkau bertaubat karenanya’. Maka aku jawab, “Jika taubat dapat menyelamatkan diriku, maka tidak aku ijinkan ia membuatku merasa aman dari Tuhanku. Jika kejujuran dan keikhlasan keduanya menjadi hambaku, niscaya aku jual keduanya sebagai kezuhudanku dari keduanya. Karena sesunguhnya jika diriku di sisi Allah ditentukan olehNya sebagai orqang yang beruntung dan diterima amalnya, maka tidaklah mengkhawatirkan diriku segala bentuk dosa dan kesalahan. Dan jika diriku disisiNya dikehendaki sebagai orang yang celaka, maka tidaklah akan menyelamatkanku semua amal, kesungguhan dan keikhlasanku. Dan sesungguhnya Allah telah menjadikanku sebagai manusia yang tanpa amal apapun demikian pula penolong yang menyelamatkanku dariNya. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:blue;">Kemudian</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:blue;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:blue;">Ia</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:blue;"> menunjukkanku kepada agamaNya yang diridhoiNya dengan firmanNya <strong>Barang siapa yang mengambil agama selain agama Islam maka tidak akan diterima dan ia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi </strong>oleh karena itu peganganku kepada kemurahanNya dan belas kasihNya lebih utama bagiku daripada peganganku kepada amalku dan sifatku yang tidak sempurna. Karena sesungguhnya membandingkan kemurahan Allah dan kasih sayangNya dengan amal dan perbuatan kita adalah disebabkan kekurang tahuan kuta akan kemurahan Allah dan kebaikanNya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:blue;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:blue;"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alhikam.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alhikam.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alhikam.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alhikam.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alhikam.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alhikam.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alhikam.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alhikam.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alhikam.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alhikam.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alhikam.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alhikam.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alhikam.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alhikam.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alhikam.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alhikam.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alhikam.wordpress.com&amp;blog=887314&amp;post=4&amp;subd=alhikam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alhikam.wordpress.com/2007/04/28/al-hikam-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39c0a846a24d6910a412b1bffeed14dc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mas Hary</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://alhikam.wordpress.com/2007/03/18/hello-world/</link>
		<comments>http://alhikam.wordpress.com/2007/03/18/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Mar 2007 04:41:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ashari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alhikam.wordpress.com&amp;blog=887314&amp;post=1&amp;subd=alhikam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alhikam.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alhikam.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alhikam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alhikam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alhikam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alhikam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alhikam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alhikam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alhikam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alhikam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alhikam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alhikam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alhikam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alhikam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alhikam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alhikam.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alhikam.wordpress.com&amp;blog=887314&amp;post=1&amp;subd=alhikam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alhikam.wordpress.com/2007/03/18/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39c0a846a24d6910a412b1bffeed14dc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mas Hary</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
